Virgil van Dijk Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaan Usai Liverpool Dipaksa Menyerah oleh PSG

Virgil van Dijk buka suara usai Liverpool kalah 0-2 dari PSG di Liga Champions 2026. The Reds butuh keajaiban di Anfield untuk lolos ke semifinal Liga Champions 2026

  • Tutup Menu Tutup Menu Cari Virgil van Dijk Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaan Usai Liverpool Dipaksa Menyerah oleh PSG Kamis, 9 April 2026 - 16:17 WIB Oleh :
    Kapten Liverpool, Virgil van Dijk
    Sumber :
    • Getty Images
    Share :

    Paris, VIVA – Liverpool pulang dari Paris dengan PR besar. Takluk 0-2 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama perempat final Liga Champions 2026, The Reds kini berada di ujung tanduk dan wajib membalikkan keadaan saat gantian menjamu di Anfield.

    Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, tak menutupi kekecewaannya usai pertandingan. Bek asal Belanda itu menilai laga berjalan berat sejak awal, sesuai dengan prediksi menghadapi juara Eropa musim lalu.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    “Berat. Laga yang sangat berat, dan itu memang sudah kami perkirakan,” ujar Van Dijk dikutip TNT Sports. Ia menyoroti bagaimana timnya lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan.

    Menurutnya, gol pertama PSG juga dipengaruhi faktor keberuntungan.

    “Sayangnya, gol pertama terjadi karena bola membentur pemain kami,” katanya.

    Meski begitu, ia mengakui Liverpool punya beberapa momen serangan balik yang seharusnya bisa dimaksimalkan lebih baik.

    Van Dijk menegaskan, satu-satunya hal positif dari hasil ini adalah masih adanya leg kedua. “Satu-satunya hal positif adalah kami masih punya satu pertandingan lagi pekan depan,” ucapnya.

    Namun sebelum memikirkan balas dendam di Liga Champions, Liverpool harus lebih dulu fokus ke laga domestik. “Sekarang kami harus segera beralih fokus karena ada pertandingan melawan Fulham yang sudah menunggu,” lanjutnya.

    Saat ditanya soal perubahan pendekatan taktik Liverpool dalam laga tersebut, Van Dijk menyebut hal itu merupakan konsekuensi menghadapi PSG yang dinamis.

    “Memang seperti itu cara mereka bermain. Mereka bergerak ke mana-mana, jadi kami harus terus berkomunikasi, mengikuti pergerakan lawan, dan kadang harus berani mengambil risiko,” katanya.

    Meski Liverpool sempat memiliki peluang, Van Dijk mengakui timnya kurang tajam. “Kami punya beberapa kesempatan, tapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Semoga di Anfield nanti kami bisa jauh lebih baik, terutama saat menguasai bola,” ujarnya.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Penampilan gemilang kiper Giorgi Mamardashvili juga disorot. Van Dijk berharap penyelamatan sang penjaga gawang bisa menjadi faktor penting dalam peluang lolos.

    “Semoga itu jadi sangat krusial,” kata dia. Ia bahkan membandingkan dengan pengalaman musim lalu saat Alisson Becker tampil luar biasa di laga tandang, namun gagal menuntaskan pekerjaan di kandang.

    https://www.viva.co.id/bola/1890827-virgil-van-dijk-tak-bisa-sembunyikan-kekecewaan-usai-liverpool-dipaksa-menyerah-oleh-psg