- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Instagram/deanjames
VIVA – Bek Go Ahead Eagles, Dean James menegaskan keinginannya untuk tetap membela Timnas Indonesia meski masa depannya masih belum pasti usai terjerat Polemik “paspoortgate” di Liga Belanda.
Pernyataan tersebut dikatakan James usai kembali membela Go Ahead Eagles dalam laga melawan FC Groningen pada Sabtu malam 12 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kembalinya Dean James ke lapangan terjadi setelah status administratifnya diselesaikan melalui prosedur di Dinas Imigrasi dan Naturalisasi (IND) Belanda. Sebelumnya, ia kehilangan kewarganegaraan Belanda setelah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI), sehingga sempat dinyatakan tidak memenuhi syarat tampil di Eredivisie sejak Maret 2025.
Meski telah kembali bermain, James mengakui bahwa situasinya belum sepenuhnya jelas. Namun, ia memastikan komitmennya terhadap Timnas Indonesia tetap menjadi prioritas.
Bek Timnas Indonesia, Dean James
Photo :- Instagram/deanjames
“Saya belum bisa banyak bicara tentang situasi saya saat ini. Tentu saja, saya ingin terus bermain untuk Indonesia, itu sudah pasti,” ujar James dikutip VIVA.co.id dari ESPN NL, Senin 13 April 2026.
Polemik ini bermula ketika NAC Breda mempertanyakan kelayakan James untuk bermain. Hal tersebut membuatnya sempat diskors dan harus menepi dari aktivitas tim dalam beberapa waktu.
James mengaku mengalami tekanan selama proses tersebut, terutama karena sorotan media yang intens. Ia bahkan memilih menjauh dari pemberitaan dengan mematikan ponselnya agar tidak terbebani oleh situasi yang berkembang.
“Jika Anda membaca semuanya, Anda akan menjadi gila. Selama beberapa hari pertama, tidak ada kejelasan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya harus berlatih secara mandiri selama masa ketidakpastian tersebut, situasi yang menurutnya mengingatkan pada masa pandemi ketika aktivitas dibatasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut James, masalah tersebut akhirnya dapat diselesaikan setelah ia bekerja sama dengan pengacara, klub, dan agennya untuk menelusuri persoalan administratif yang terjadi.
“Semuanya berjalan baik, saya senang bisa bermain sepak bola lagi,” ucap pemain berusia 25 tahun itu.
https://www.viva.co.id/bola/1891573-dean-james-tegaskan-ingin-tetap-bela-timnas-indonesia-di-tengah-ketidakpastian