- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Instagram/timnasindonesia
VIVA – Nama Mitchel Bakker, Mitchell Baker, dan Mathew Baker mungkin terdengar hampir sama. Namun, ketiganya merupakan sosok berbeda yang memiliki perjalanan karier dan latar belakang menarik di dunia sepak bola.
Kemiripan nama mereka menjadi perhatian, terutama setelah Mitchell Baker mencuri perhatian bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Striker muda tersebut tampil tajam dengan torehan lima gol ke gawang Bangladesh, sekaligus mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak, alias top scorer.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi lain, ada Mathew Baker yang lebih dahulu dikenal sebagai pemain muda potensial Timnas Indonesia. Sementara itu, Mitchel Bakker merupakan pesepak bola asal Belanda yang sudah merasakan atmosfer kompetisi elite Eropa bersama sejumlah klub besar.
Meski namanya hampir serupa, posisi bermain, usia, hingga perjalanan karier ketiganya memiliki perbedaan mencolok.
1. Mitchel Bakker, Bek Belanda yang Berpengalaman di Eropa
Mitchel Bakker merupakan pemain sepak bola asal Belanda yang lahir pada 20 Juni 2000. Ia mengawali perjalanan sepak bolanya melalui akademi Ajax Amsterdam sebelum melanjutkan karier ke luar negeri.
Pada 2019, Bakker bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG). Bersama klub raksasa Prancis tersebut, ia mencatatkan 45 penampilan di berbagai kompetisi.
Setelah dua tahun di Paris, Bakker melanjutkan kariernya bersama Bayer Leverkusen. Periode tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perjalanannya di sepak bola Eropa. Ia tercatat tampil dalam 70 pertandingan dengan kontribusi lima gol dan tujuh assist.
Pada 2023, Bakker pindah ke Italia untuk memperkuat Atalanta. Namun, kesempatan bermain yang didapatkannya tidak selalu sesuai harapan. Ia kemudian menjalani masa peminjaman ke Lille pada 2024.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bakker dikenal sebagai pemain yang dapat mengisi posisi bek kiri maupun peran lain di sisi kiri permainan. Pengalamannya bersama klub-klub besar Eropa membuat namanya berbeda dari dua pemain Indonesia yang memiliki kemiripan nama dengannya.
Kini, Bakker baru saja menentukan masa depannya. Dia bergabung dengan NEC Nijmegen. Bakker bergabung dengan NEC Nijmegen dengan status bebas transfer setelah meninggalkan klub Italia, Atalanta, pada musim panas lalu. NEC juga memiliki opsi sepihak untuk memperpanjang kontraknya selama satu musim.
https://www.viva.co.id/bola/1934627-perbedaan-mitchel-bakker-mitchell-baker-dan-mathew-baker