Berita Liga Inggris: Dejan Kulusevski mengaku sempat berpikir bahwa dia tidak bisa bermain lagi setelah mengalami cedera parah yang memaksanya harus absen hingga lebih dari 500 hari untuk bisa sepenuhnya pulih.
Pemain bintang Tottenham, Dejan Kulusevski absen selama satu setengah tahun karena mengalami cedera tempurung lutut parah. Ia bahkan sempat mengatakan kepada ibunya bahwa ia mungkin tidak bisa bermain lagi saat menjalani proses pemulihan cederanya tersebut.
Penyerang Spurs tersebut absen selama lebih dari 18 bulan lamanya karena masalah patella yang dialaminya di hari terakhir musim 2024/25 melawan Crystal Palace.
Pemain asal Swedia itu mengalami tabrakan yang tidak berbahaya dengan Marc Guehi, yang kini bermain untuk Manchester City, dan hal itu mengakibatkan dia absen dalam kemenangan 1-0 Tottenham atas Manchester United di final Liga Europa di Bilbao. Gol kemenangan Brennan Johnson sudah cukup untuk memberikan trofi pertama bagi tim London utara sejak Piala Liga pada tahun 2008.
Kulusevski menyebut hari itu di negara Basque sebagai “salah satu hari tersulit dalam hidup saya”, mengingat ia tidak bisa merayakannya bersama rekan satu timnya atau bahkan mengambil medali pemenangnya.
Dalam sebuah wawancara yang dia berikan dengan media resmi klub Spurs, pemain sayap ini merinci percakapannya dengan ibunya tentang kemungkinan menghentikan karir sepak bolanya karena masalah lutut yang terus-menerus dialaminya.
“Saya memberi tahu ibu saya, saya duduk bersamanya dan saya mengatakan kepadanya ‘dengarkan, menurut saya ini tidak akan berhasil’,” katanya.
“Saya harus mempersiapkannya, saya pikir tidak bisa bermain lagi.”
Pemain asal Swedia, Kulusevski yang akhirnya kembali bermain di kemenangan 3-1 atas Coventry City baru-baru ini menceritakan pelanggaran dari Gueho yang membuatnya harus menepi lama.
“Saya ingat pertandingan itu, rasanya seperti pemanasan yang bagus, lalu saya ingat benturan yang terjadi setelah 10 menit,” lanjutnya.
“Memang terasa sakit, tapi tidak terlalu parah; pernah ada yang jauh lebih buruk dari ini. Saya bisa merasakan lutut saya bergerak sedikit terlalu bebas. Tulang rawan saya robek, lalu serpihannya berpindah ke bagian lain di dalam lutut. Karena tulang rawan tidak bisa diperbaiki, hasil pemindaian menunjukkan bahwa sebagian dari tulang rawan saya sudah hilang.”
Artikel Tag: tottenham, swedia, kulusevski
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/cedera-parah-kulusevski-sempat-berpikir-tidak-pernah-bisa-main-lagi
Comments
0 comment