Berita Liga Italia: Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu ditanya soal catatan delapan kali tertinggal dalam 11 laga kompetitif terakhir. Sang pelatih mengaku timnya harus disalahkan.
AC Milan keluar sebagai pemenang Derby della Madonnina edisi pertama musim 2026/27 setelah mengalahkan Inter Milan 3-1 di San Siro. Rossoneri tampil efektif dengan mencetak tiga gol di babak pertama.
Christian Pulisic membawa Milan unggul di menit ke-4, kemudian Adrien Rabiot mencetak gol kedua Milan di menit ke-10. Diego Moreira kemudian mencetak gol di menit ke-43, sementara Inter hanya mampu membalas lewat Alessandro Bastoni.
Moreira menjadi bintang dengan kontribusi satu gol dan dua assist, sementara kiper Mike Maignan beberapa kali melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga keunggulan hingga akhir babak kedua.
Inter sendiri sempat mendapat hadiah penalti di menit ke-75, namun wasit membatalkannya setelah meninjau VAR karena bola mengenai tubuh Gila, bukan tangan. Hasil ini membuat Inter turun ke peringkat kedua dengan 25 poin.
Kepada Sky Sport Italia, Cristian Chivu ditanya catatan kedelapan kalinya Inter tertinggal dalam 11 laga kompetitif terakhir. Dua laga sebelumnya melawan Fiorentina dan Venezia dimenangi dengan gol di akhir laga dan dua gol bunuh diri.
"Kami juga harus ikut disalahkan atas sikap awal kami dan kelambanan saat bertahan. Kami harus menemukan lagi tekad yang kami miliki musim lalu," ujar Chivu
"Tidak mudah bermain setiap tiga hari dengan rasa lapar yang sama setelah juara musim sebelumnya. Kami harus melakukan segalanya dengan intensitas dan tekad lebih besar, dan itu dimulai dari pendekatan awal yang benar.”
Artikel Tag: inter milan, ac milan, cristian chivu
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/cristian-chivu-kami-harus-ikut-disalahkan-atas-sikap-awal-kami
Comments
0 comment