- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Pedro Nunes/Reuters
VIVA – Cristiano Ronaldo terancam menerima hukuman larangan membela Timnas Portugal hingga enam bulan setelah meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin. Di tengah ancaman sanksi tersebut, megabintang berusia 41 tahun itu akhirnya mengungkap perselisihannya dengan pelatih Jorge Jesus yang disebut menjadi pemicu keputusannya pergi.
Ronaldo mengakui tindakannya keliru dan menyerahkan keputusan mengenai sanksi kepada Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Namun, ia juga mengungkap bahwa persoalan tersebut berawal dari kesepakatan mengenai jatah bermain yang menurutnya tidak dipenuhi oleh sang pelatih.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dikutip dari Mirror Football, Sabtu, 10 Oktober 2026, Ronaldo berpotensi dijatuhi hukuman antara satu hingga enam bulan berdasarkan regulasi internal FPF. Durasi sanksi akan ditentukan setelah komite disiplin memeriksa fakta dan kronologi kejadian.
Status Ronaldo sebagai kapten Portugal juga disebut dapat menjadi pertimbangan yang memperberat hukuman. Jika sanksi maksimal dijatuhkan, ia berisiko melewatkan sejumlah agenda penting bersama tim nasional.
Ronaldo menjelaskan bahwa persoalan bermula dari pembicaraan mengenai menit bermain. Menurutnya, sejak awal telah ada kesepakatan bahwa ia tidak akan tampil dalam pertandingan melawan Norwegia dan Denmark demi menjaga kondisi fisiknya.
Namun, situasi berubah ketika Portugal menghadapi Norwegia. Ronaldo mengaku diberi tahu bahwa dirinya akan bermain sekitar 30 menit. Ia bahkan melakukan pemanasan sejak babak pertama, tetapi akhirnya tidak diturunkan.
“Manajer itu telah mengingkari janjinya kepada saya,” ujar Ronaldo, dikutip dari The Guardian.
Perselisihan tersebut kemudian berlanjut dalam pertemuan yang turut dihadiri Direktur Olahraga Al Nassr, Simao Coutinho. Ronaldo mengklaim pertemuan itu menghasilkan kesepakatan mengenai penjelasan yang akan disampaikan kepada publik.
Kesepakatan tersebut, menurut Ronaldo, dituangkan dalam dokumen berisi delapan poin. Isinya antara lain menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menuntut untuk dimainkan dan tetap menghormati kewenangan Jesus sebagai pelatih.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ronaldo juga menilai keputusan meminta dirinya melakukan pemanasan tanpa kemudian memberinya kesempatan bermain merupakan sebuah kesalahan. Namun, ia merasa penjelasan Jesus setelah pertemuan itu tidak sesuai dengan kesepakatan mereka.
“Ini adalah kali kedua dia mengingkari janjinya kepada saya,” kata Ronaldo.
https://www.viva.co.id/bola/1934716-cristiano-ronaldo-terancam-hukuman-6-bulan-bongkar-alasan-tinggalkan-timnas-portugal
Comments
0 comment