sky99idn
menu
Dari Cedera Sampai Recovery, Fisioterapi Ini Bisa untuk Atlet dan Lansia
Aktivitas olahraga tidak hanya membutuhkan latihan yang rutin, tetapi juga perhatian terhadap kondisi tubuh, termasuk ketika mengalami cedera.
2
dilihat
... Tautan telah disalin
Aktivitas olahraga tidak hanya membutuhkan latihan yang rutin, tetapi juga perhatian terhadap kondisi tubuh, termasuk ketika mengalami cedera. Proses recovery menjadi bagian penting agar seseorang dapat kembali menjalani aktivitas fisik secara optima
Foto: Istimewa
Jakarta -

Aktivitas olahraga tidak hanya membutuhkan latihan yang rutin, tetapi juga perhatian terhadap kondisi tubuh, termasuk ketika mengalami cedera. Proses recovery menjadi bagian penting agar seseorang dapat kembali menjalani aktivitas fisik secara optimal.

Kebutuhan tersebut turut mendorong WM Center memperluas layanan fisioterapi dengan membuka cabang ke-12 di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Kehadiran WM Center Sunter membawa konsep layanan yang memadukan treatment, recovery, hingga training. Pendekatan tersebut memungkinkan pasien mendapatkan penanganan sekaligus latihan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsep tersebut didukung area multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas. Selain treatment, area tersebut bisa dimanfaatkan untuk exercise secara individu maupun berkelompok.

Dengan konsep tersebut, proses pemulihan tidak berhenti pada treatment. Pasien juga dapat menjalani latihan yang disesuaikan dengan kondisinya sebagai bagian dari proses menuju kembali aktif.

Salah satu program yang diperkenalkan adalah WM Class. Program ini menghadirkan sesi latihan secara berkelompok, terutama bagi kelompok usia lanjut.

Latihan dalam WM Class disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan peserta. Program tersebut mencakup latihan untuk sejumlah kondisi, termasuk Hernia Nukleus Pulposus (HNP) dan osteoarthritis (OA).

"Layanan khusus yang tadi kita launching adalah WM Class, di mana perform rata-rata untuk lansia. Karena berkelompok, nanti akan secara berkelompok. Jadi, tiga pasien lansia, satu fisioterapi," kata Windy Mayang dalam keterangannya.

Khusus kelas OA, latihan dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan gerak serta kebutuhan aktivitas kelompok usia lanjut. Dengan demikian, peserta tetap dapat melakukan aktivitas fisik sesuai dengan kondisi masing-masing.

Selain WM Class, WM Center Sunter menyediakan sesi fisioterapi individual dengan durasi treatment hingga 90 menit.

Durasi tersebut memberikan waktu yang lebih leluasa bagi fisioterapis untuk melakukan asesmen dan treatment. Berdasarkan hasil pemeriksaan, penanganan juga dapat dilakukan pada lebih dari satu titik atau area tubuh dalam satu sesi.

Pendekatan tersebut membuat layanan fisioterapi tidak hanya berfokus pada satu keluhan. Treatment dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien berdasarkan hasil asesmen.

Bagi masyarakat yang aktif berolahraga, proses tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan recovery setelah mengalami gangguan atau cedera, sebelum kembali melakukan aktivitas fisik.

"Kebetulan sekarang banyak atlet lari karena ada pro elite, si maraton tersebut. Saya berharap Robi Syianturi yang datang ke sini. Karena dia sudah maraton 42 kilometer, sekitar pace-nya 3, itu butuh recovery," ujar Windy.

20D

Video: Demam Hyrox Melanda, tapi Jangan Remehkan Risiko Saraf Kejepit

(ran/mrp) ... Tautan telah disalin fisioterapi cedera atlet

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

https://sport.detik.com/g-sport/d-8700342/dari-cedera-sampai-recovery-fisioterapi-ini-bisa-untuk-atlet-dan-lansia

REAKSI ANDA?

Comments

https://www.bolaguru.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!

Percakapan Facebook