- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- REUTERS/Majid Asgaripour
Teheran, VIVA – Ketegangan diplomatik Iran-Amerika Serikat juga menyeret dunia sepak bola ke dalam pusaran politik. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengancam akan memboikot Piala Dunia 2026 apabila FIFA dan tuan rumah turnamen, Amerika Serikat tidak memberikan jaminan tertulis terkait perlakuan hormat terhadap simbol negara dan institusi militer mereka, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Ancaman tersebut disampaikan Presiden FFIRI Mehdi Taj kepada stasiun televisi pemerintah IRIB, menandai eskalasi baru dalam perselisihan yang semula bersifat bilateral kini merembet ke ranah olahraga internasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Taj, Iran tetap berniat tampil di Piala Dunia karena mereka lolos secara sah melalui jalur kualifikasi. Namun, ada syarat penting yang diminta kepada FIFA dan pihak Amerika Serikat.
“Jika Amerika menjamin tidak akan menghina lembaga militer kami dan IRGC, kami akan pergi,” ujar Taj kepada stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj
Photo :- kowsarnews
Ia juga menyinggung insiden yang terjadi di Kanada beberapa waktu lalu. Delegasi sepak bola Iran disebut mendapat perlakuan yang dianggap tidak pantas saat tiba di Bandara Pearson, Toronto, meski telah mengantongi visa resmi.
Sebelumnya Delegasi Iran dilaporkan mengalami kendala serius saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Kanada. Beberapa pejabat, termasuk Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj, ditolak masuk meski telah mengantongi visa. Penolakan ini dikaitkan dengan dugaan keterlibatan individu dalam Islamic Revolutionary Guard Corps yang oleh Kanada dikategorikan sebagai organisasi teroris.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menegaskan bahwa kebijakan negaranya jelas: individu yang memiliki keterkaitan dengan IRGC tidak diizinkan masuk. Hal ini menunjukkan bahwa aturan imigrasi tetap berjalan independen, bahkan untuk event olahraga sebesar Piala Dunia.
"Seperti yang Anda ketahui, Garda Revolusi Iran dan seluruh anggotanya telah ditetapkan sebagai organisasi teroris selama beberapa tahun," ujar PM Kanada, Mark Carney,
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Para anggotanya dilarang masuk. Kami memiliki serangkaian pemeriksaan, dan kami mengambil tindakan. Tidak ada anggota yang berhasil masuk ke negara ini," sambung Carney.
Akibat kejadian tersebut, rombongan FFIRI memutuskan kembali ke Turki dan batal menghadiri agenda pra-Piala Dunia FIFA di Vancouver.
https://www.viva.co.id/bola/1897093-irgc-dicap-teroris-pssi-nya-iran-tegaskan-bisa-batal-ke-piala-dunia-2026-jika-disinggung-as
Comments
0 comment