sky99idn
menu
Jenderal Bintang 2 TNI Pasang Badan Bela Allano Lima usai Dihujani Serangan Rasisme
Persija Jakarta mengecam keras aksi rasisme terhadap Allano Lima usai laga kontra Persib. Klub menegaskan dukungan penuh dan menilai rasisme mencederai sepak bola Indones
5
dilihat
  • user_name
  • Tutup Menu Tutup Menu Logo VIVA Digital Logo VIVA Lifestyle Logo VIVA Digital Cari Jenderal Bintang 2 TNI Pasang Badan Bela Allano Lima usai Dihujani Serangan Rasisme Senin, 12 Januari 2026 - 21:00 WIB Oleh : Pemain Persija Jakarta, Allano Lima
    Pemain Persija Jakarta, Allano Lima
    Sumber :
    • ILeague
    Photo Mini 1 Share :

    VIVA – Persija Jakarta menyatakan sikap tegas terhadap serangan bernuansa rasial yang dialami salah satu pemainnya, Allano Lima, seusai laga panas kontra Persib Bandung. Insiden tersebut mencuat setelah duel pekan ke-17 Super League 2025/2026 yang berakhir dengan kekalahan Persija 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

    Manajer Persija Jakarta, Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko, menegaskan klub tidak tinggal diam. Manajemen memastikan berdiri penuh di belakang Allano dan memberikan pendampingan yang dibutuhkan untuk menghadapi situasi tersebut.

    “Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini,” ujar Ardhi Senin 12 Januari 2026. 

    Jenderal bintang 2 TNI AU itu menegaskan isu rasisme bukan persoalan sepele. Menurutnya tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan verbal yang mencederai martabat individu sekaligus nilai-nilai olahraga. Kekecewaan pun disampaikan karena praktik semacam ini dinilai masih terus berulang di sepak bola nasional.

    Dia menilai serangan yang dialami Allano di media sosial setelah pertandingan merupakan bukti bahwa persoalan rasisme belum sepenuhnya teratasi. Klub menegaskan bahwa rasisme tidak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun, termasuk sebagai luapan emosi sesaat akibat hasil pertandingan.

    “Rasisme bukan candaan, bukan pula bentuk ekspresi emosi. Rasisme adalah kekerasan verbal yang melukai martabat seseorang,” tegasnya

    Selain mengecam rasisme, Ardhi juga menyoroti berbagai tindakan tidak suportif lain yang muncul setelah laga, termasuk ujaran kebencian dan ancaman terhadap pelaku sepak bola. Klub menilai seluruh elemen harus menahan diri agar tidak ada korban berikutnya.

    Ardhi mendorong adanya efek jera bagi pelaku tindakan tersebut. Klub menilai sepak bola semestinya menjadi ruang aman bagi pemain, suporter, dan seluruh pihak yang terlibat di dalamnya, bukan arena intimidasi maupun kebencian.

    “Siapa pun pelakunya harus sadar bahwa tindakan seperti ini mencederai marwah sepak bola, olahraga, bahkan sisi kemanusiaan,” tutupnya.

    https://www.viva.co.id/bola/1873587-jenderal-bintang-2-tni-pasang-badan-bela-allano-lima-usai-dihujani-serangan-rasisme

    REAKSI ANDA?

    Comments

    https://www.bolaguru.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

    0 comment

    Write the first comment for this!

    Percakapan Facebook