- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Dok. Arema FC
Malang, VIVA – Arema FC menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan Super League 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol, Singo Edan berhasil bangkit dan menutup pertandingan dengan skor imbang 2-2 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tetap berani menyerang meski berada dalam situasi sulit. Menurutnya, hasil imbang tersebut memperlihatkan karakter para pemain yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi tekanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Arema FC memang mengawali pertandingan dengan kurang meyakinkan. Dalam 10 menit pertama, gawang tuan rumah sudah kebobolan dua gol sehingga mereka harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.
Situasi itu semakin menantang karena Marcos tidak bisa menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Dua gelandang bertahan, Alfeandra Dewangga dan Betinho, absen dalam pertandingan tersebut.
Namun, Arema FC perlahan memperbaiki permainan setelah jeda. Marcos memanfaatkan waktu turun minum untuk berdiskusi dengan para pemain, mengevaluasi kelemahan tim, sekaligus mencari cara agar mereka bisa kembali bersaing.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Arema FC mampu mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan dan bahkan menciptakan sejumlah peluang yang berpotensi membawa mereka membalikkan keadaan.
"Arema adalah tim yang mampu bangkit, tidak menyerah, dan tidak menerima kekalahan. Ini mentalitas," kata Marcos seusai pertandingan.
Marcos Santos Akui Kesalahan dan Kecewa Gagal Raih Tiga Poin
Di balik keberhasilan Arema FC menyelamatkan satu poin, Marcos tidak menutupi kekecewaannya. Bermain di kandang sendiri, dia menginginkan timnya tampil lebih baik sejak menit pertama agar tidak berada dalam posisi tertinggal.
Pelatih asal Brasil itu juga mengambil tanggung jawab atas penampilan timnya yang kurang maksimal pada babak pertama. Dia menilai evaluasi harus dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Marcos menegaskan hasil imbang 2-2 bukanlah target yang diharapkan Arema FC. Seluruh elemen tim, menurutnya, datang dengan ambisi meraih kemenangan dan membawa pulang tiga poin.
"Penampilan yang kurang baik pada babak pertama sepenuhnya tanggung jawab saya sebagai pelatih," ujarnya.
https://www.viva.co.id/bola/1934769-kata-kata-berkelas-pelatih-arema-fc-usai-singo-edan-bangkit-dari-ketertinggalan-0-2-lawan-bhayangkara-fc
Comments
0 comment