Manajemen PSS Sleman akhirnya buka suara terkait hasil buruk yang diraih Super Elang Jawa pada awal BRI Super League 2026/2027. Dalam pertemuan bersama awak media dan perwakilan suporter di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (2/11/2026) malam WIB, Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Yoni Arseto, menyampaikan permintaan maaf dan memahami kekecewaan para pendukung. Situasi sempat memanas ketika ratusan suporter merangsek masuk ke area pendopo. Pertemuan kemudian berlanjut dalam suasana diskusi terbuka bersama manajemen dan pelatih Pieter Huistra. Berbagai persoalan internal klub turut menjadi sorotan. Tak hanya menyampaikan kekecewaan, Sleman Fans juga memberikan ultimatum. Mereka menuntut PSS meraih minimal 6-7 poin dari tiga pertandingan berikutnya.
Manajemen PSS Sleman akhirnya buka suara terkait hasil buruk yang diraih Super Elang Jawa pada awal BRI Super League 2026/2027. Dalam pertemuan bersama awak media dan perwakilan suporter di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (2/11/2026) malam WIB, Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Yoni Arseto, menyampaikan permintaan maaf dan memahami kekecewaan para pendukung.
Situasi sempat memanas ketika ratusan suporter merangsek masuk ke area pendopo. Pertemuan kemudian berlanjut dalam suasana diskusi terbuka bersama manajemen dan pelatih Pieter Huistra. Berbagai persoalan internal klub turut menjadi sorotan.
Tak hanya menyampaikan kekecewaan, Sleman Fans juga memberikan ultimatum. Mereka menuntut PSS meraih minimal 6-7 poin dari tiga pertandingan berikutnya.
https://enamplus.liputan6.com/bola/read/8327515/manajemen-pss-sleman-minta-maaf-suporter-merangsek-masuk-yoni-arseto-dapat-ultimatum
Comments
0 comment