- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- ajax.nl
Jakarta, VIVA - Pemain berdarah Indonesia, Damian van der Vaart dikabarkan berpeluang meninggalkan Ajax Amsterdam setelah kesulitan mendapatkan kesempatan bermain pada musim 2026/2027.
Gelandang berusia 20 tahun tersebut bahkan belum mencatatkan satu menit penampilan bersama Jong Ajax di kompetisi kasta kedua Liga Belanda.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi tersebut membuat masa depan putra legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, mulai menjadi sorotan.
Meski masih terikat kontrak hingga Juni 2029, peluangnya untuk meninggalkan Ajax pada bursa transfer Januari 2027 kini mulai terbuka.
Media Belanda, VoetbalPrimeur, pada Jumat (30/10/2026), melaporkan bahwa De Graafschap tengah mempertimbangkan untuk mendatangkan Damian van der Vaart.
Klub peserta Keuken Kampioen Divisie itu disebut mengincar transfer permanen pada Januari mendatang.
Namun, ketertarikan De Graafschap sejauh ini masih sebatas rumor yang belum mendapatkan konfirmasi resmi.
Ajax juga belum mengumumkan keputusan terkait masa depan pemain keturunan Indonesia tersebut.
Sementara itu, laporan FCUpdate pada 30 Oktober 2026 menyoroti minimnya kesempatan bermain yang diperoleh Damian bersama Jong Ajax.
Pemain berposisi gelandang serang itu mulai kesulitan mendapatkan tempat dalam rencana pelatih Carlos Garcia.
Kondisi tersebut berbeda dibandingkan musim 2025/2026 ketika Damian masih cukup sering mendapatkan kesempatan tampil.
Saat itu, dirinya mencatatkan 22 penampilan bersama Jong Ajax, termasuk lima pertandingan sebagai starter.
Akan tetapi, situasinya berubah drastis pada musim ini karena Damian belum sekalipun dimainkan.
Bahkan, kesempatan masuk sebagai pemain pengganti juga belum diperolehnya.
Minimnya menit bermain membuat opsi meninggalkan Ajax mulai dianggap sebagai jalan keluar untuk menyelamatkan perkembangan kariernya.
Terlebih, Damian membutuhkan kesempatan tampil secara reguler untuk meningkatkan kemampuannya.
Selain De Graafschap, terdapat sejumlah klub Belanda yang dinilai cocok menjadi tujuan berikutnya.
Berdasarkan analisis FootballTransfers, Jong FC Utrecht, FC Den Bosch, dan FC Dordrecht memiliki karakter permainan yang berpotensi sesuai dengan kemampuan Damian.
Damian sendiri merupakan pemain kelahiran Zaanstad, Belanda, pada 28 Mei 2006.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia memiliki garis keturunan Indonesia melalui keluarga ibunya, Sylvie Meis, yang mempunyai darah Indonesia dari pihak ayah.
Sebelum bergabung dengan Ajax pada 2023, Damian sempat menimba ilmu sepak bola bersama klub Denmark, Esbjerg fB.
https://www.viva.co.id/bola/1940173-pemain-berdarah-indonesia-segera-dilepas-ajax-setelah-tak-dapat-kesempatan-bermain-klub-belanda-mulai-mengincar
Comments
0 comment