sky99idn
menu
Pengakuan Andoni Iraola usai Liverpool Dibungkam Fenerbahce 2-3 di Liga Champions, Soroti Buruknya Pertahanan
Liverpool kalah 2-3 dari Fenerbahce di Liga Champions 2026-2027. Andoni Iraola menyoroti buruknya pertahanan The Reds, terutama saat menghadapi situasi bola mati.
2
dilihat
  • user_name
  • Tutup Menu Tutup Menu GULIR UNTUK LIHAT KONTEN BREAKING NEWS Logo VIVA Digital Cari # Topik Jokowi Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Tiga Jenderal Polisi Jadi Tersangka Penyadapan Presiden 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Yadi Timo Meninggal Dunia IHSG Anjlok 8 Persen! Doddy Katamsi Meninggal Dunia Martha Tilaar Meninggal Dunia KPK OTT di Lingkungan BNPB Pengakuan Andoni Iraola usai Liverpool Dibungkam Fenerbahce 2-3 di Liga Champions, Soroti Buruknya Pertahanan Kamis, 5 November 2026 - 09:41 WIB Oleh : Pelatih kepala Liverpool asal Spanyol, Andoni Iraola
    Pelatih kepala Liverpool asal Spanyol, Andoni Iraola
    Sumber :
    • Darren Staples / AFP
    Photo Mini 1 Share :

    VIVA - Liverpool harus mengakui keunggulan Fenerbahce dengan skor 2-3 dalam lanjutan Liga Champions 2026-2027 di Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul, Turkiye, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.

    Pelatih The Reds, Andoni Iraola, menyoroti buruknya pertahanan tim, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati yang menjadi salah satu faktor kekalahan.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Liverpool sebenarnya dua kali unggul melalui gol Trey Nyoni dan Alexander Isak. Namun, Fenerbahce mampu menyamakan kedudukan lewat Mason Greenwood dan Archie Brown sebelum Vedat Muriqi memastikan kemenangan tuan rumah melalui gol pada menit ke-79.

    Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan sempurna Liverpool di kompetisi Eropa musim ini. Kekalahan dari Fenerbahce juga memperpanjang tren negatif The Reds setelah sebelumnya takluk dari Arsenal di Premier League.

    Iraola menilai Liverpool terlalu mudah kebobolan melalui situasi yang seharusnya bisa diantisipasi. Ia menyebut gol-gol yang bersarang ke gawang timnya terjadi akibat kesalahan pertahanan yang semestinya dapat dihindari.

    "Gol-gol murah. Gol-gol yang berantakan," kata Iraola dalam konferensi pers seusai pertandingan, dikutip dari ESPN.

    Ia kemudian menjelaskan sejumlah situasi yang berujung pada gol Fenerbahce, termasuk tendangan bebas dan lemparan jauh yang gagal diantisipasi dengan baik.

    "Tendangan bebasnya cukup jauh, menembus tembok pertahanan. Gol terakhir berasal dari lemparan jauh, gol kedua Cody (Gakpo) menyentuh bola tepat di depan Ali (Alisson Becker)," lanjutnya.

    Iraola juga mengakui atmosfer Stadion Sukru Saracoglu yang ramai membuat komunikasi di lapangan menjadi sulit. Kondisi tersebut turut menyulitkannya dalam memberikan instruksi kepada pemain, termasuk komunikasi antara Cody Gakpo dan Alisson Becker.

    "Di stadion hampir tidak mungkin untuk berkomunikasi, sulit bagi saya untuk memberikan instruksi dan komunikasi antara Cody dan Ali juga sulit," ujarnya.

    Pelatih Liverpool itu menegaskan situasi bola mati menjadi persoalan yang harus segera diperbaiki. Menurut dia, timnya sebelumnya sudah menunjukkan perkembangan dalam mengantisipasi situasi tersebut sepanjang musim.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    "Kami kebobolan dari tendangan bebas, sepak pojok, lemparan jauh, dan itu sangat merugikan kami," kata Iraola.

    "Kami unggul dua kali, kami kebobolan dalam situasi yang seharusnya bisa kami atasi dengan lebih baik."

    https://www.viva.co.id/bola/1941185-pengakuan-andoni-iraola-usai-liverpool-dibungkam-fenerbahce-2-3-di-liga-champions-soroti-buruknya-pertahanan

    REAKSI ANDA?

    Comments

    https://www.bolaguru.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

    0 comment

    Write the first comment for this!

    Percakapan Facebook