- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- REUTERS/Phil Noble
Manchester, VIVA – Manchester United akhirnya memastikan diri kembali ke Liga Champions. Namun di balik euforia kemenangan dramatis atas Liverpool, satu pertanyaan besar justru belum terjawab: apakah Michael Carrick akan tetap memimpin Setan Merah musim depan?
Kemenangan 3-2 di Old Trafford bukan sekadar gengsi atas rival bebuyutan, tetapi juga menjadi tiket resmi Manchester United kembali ke kompetisi elite Eropa setelah absen dua musim. Dalam laga tersebut, Kobbie Mainoo muncul sebagai pahlawan lewat gol penentu di menit ke-77, menutup malam penuh tensi tinggi di hadapan publik sendiri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah sorotan itu, Carrick justru memilih meredam ekspektasi. Ketika ditanya soal peluangnya diangkat sebagai manajer permanen, pria asal Inggris tersebut memberikan jawaban yang terkesan normatif, namun menyimpan makna.
“Ini bukan soal suka atau tidak suka, itu di luar kendali saya. Semuanya berjalan sangat baik, kami memahami situasi saat ini. Saya senang dengan apa yang dimiliki tim dan saya masih ingin terus berkembang. Masa depan bukanlah sesuatu yang saya pikirkan saat ini,” ujar Carrick dalam keterangan laman resmi klub, Senin 4 Mei 2026.
Carrick nampaknya memiliki hati-hati yang konsisten sejak ditunjuk sebagai manajer interim menggantikan Ruben Amorim pada Januari lalu. Namun alih-alih berbicara soal kontrak atau ambisi pribadi, Carrick lebih memilih menyoroti progres tim yang dinilainya jauh melampaui ekspektasi.
“Jika Anda hanya mempertimbangkan 14 pertandingan terakhir, kita bisa berada di puncak. Para pemain telah bermain sangat baik dan itulah yang paling membuat saya senang,” lanjutnya.
Prestasi Carrick di MU sebagai pelatih terbilang mentereng, dalam periode sejak 17 Januari 2026, Manchester United menjelma menjadi tim paling konsisten di Liga Inggris. Data resmi Premier League menunjukkan mereka mengoleksi 32 poin dari 14 pertandingan, unggul atas Arsenal dan Manchester City yang sama-sama meraih 27 poin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemain Manchester United
Photo :- REUTERS/Phil Noble
Lonjakan performa tersebut bahkan menuai pujian luas. Akun resmi Premier League menyebut Carrick melakukan pekerjaan luar biasa, sementara platform sepak bola populer 433 menyebutnya sebagai “masterclass” setelah sukses menaklukkan tim-tim besar seperti Liverpool, Manchester City, Arsenal, Chelsea, hingga Aston Villa dalam waktu singkat.
https://www.viva.co.id/bola/1896319-pengakuan-jujur-carrick-usai-bawa-mu-lolos-liga-champions-jawabannya-bikin-fans-deg-degan
Comments
0 comment