Berita Liga Italia: Nahuel Molina, bek sayap andalan AS Roma, mendapatkan kabar baik setelah FIFA memutuskan untuk mengurangi larangan bermainnya di level internasional. Keputusan ini datang usai banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) terkait insiden kericuhan pasca final Piala Dunia 2026.
Awalnya, Molina dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak tujuh pertandingan dan denda sebesar $77,000. Rekannya, Leandro Paredes, yang juga terlibat dalam insiden tersebut, menerima hukuman lebih berat dengan larangan 10 pertandingan dan denda $90,000. Namun, setelah banding, sanksi Molina dikurangi menjadi empat pertandingan dan dendanya menjadi $60,000. Sementara itu, hukuman terhadap Paredes tetap tidak berubah.
Molina telah menjalani tiga dari empat pertandingan larangannya. Selama periode tersebut, Argentina berhasil mengalahkan Bolivia, Burkina Faso, dan Benin dalam serangkaian laga persahabatan pada bulan Oktober lalu, usai final Piala Dunia di bulan Juli. Meskipun begitu, Molina tidak termasuk dalam daftar skuad Argentina untuk pertandingan persahabatan melawan Uruguay dan Kosta Rika yang akan datang pada bulan November.
Sementara itu, skuad Argentina masih diperkuat oleh sejumlah pemain Serie A lainnya. Tiga rekan setim Molina di AS Roma, yaitu Leonardo Balerdi, Matias Soule, dan Santiago Castro, terpilih untuk memperkuat tim nasional. Selain mereka, ada juga Nico Paz dan Maxi Perrone dari Como, serta Mariano Troilo dari Parma dan Franco Mastantuono dari Fiorentina.
Dengan perkembangan ini, Molina diharapkan bisa segera kembali memperkuat tim nasional setelah masa hukumannya selesai, memberikan tambahan tenaga bagi Argentina dalam laga-laga mendatang.
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/sanksi-molina-dikurangi-fifa-usai-kericuhan-final-piala-dunia-2026
Comments
0 comment