- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Instagram- Timnas Indonesia
VIVA - Bek muda Mathew Baker dikabarkan menolak pendekatan Federasi Sepak Bola Australia (Football Australia) yang berusaha membujuknya untuk memperkuat Timnas Australia. Pemain berusia 17 tahun itu disebut tetap berkomitmen membela Timnas Indonesia.
Kabar tersebut mencuat melalui unggahan akun media sosial X, Australia Fut. Dalam laporannya, Australia disebut kembali mendekati Baker yang kini memperkuat Melbourne City.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski mendapat rayuan dari negara kelahirannya, Baker diklaim tidak berubah pendirian. Pemain yang memiliki tinggi badan 176 sentimeter itu disebut memilih tetap bersama Garuda.
"Tampaknya Australia mencoba mendekati Mathew Baker untuk membujuknya bermain bersama mereka, meskipun bek kiri Melbourne City ini sudah debut bersama Indonesia," tulis akun @AustraliaFut.
"Respons dari pemain asal Melbourne tersebut adalah tetap bertahan membela negara ibunya," lanjut akun tersebut.
Meski demikian, akun itu tidak menyertakan sumber spesifik terkait informasi pendekatan Australia maupun respons Baker.
Sikap tersebut sejalan dengan pilihan Baker sebelumnya. Pada 2024, ia sempat menolak panggilan Timnas Australia U-17 dan memilih melanjutkan kiprahnya bersama Timnas Indonesia setelah tampil di Piala AFF U-16.
Baker bahkan sudah mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia senior. Ia menjalani debut ketika masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan uji coba melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Namun, penampilan tersebut belum sepenuhnya mengunci status internasional Baker. Usianya yang masih di bawah 21 tahun membuatnya masih masuk dalam ketentuan FIFA mengenai perpindahan asosiasi bagi pemain yang memenuhi persyaratan.
Regulasi FIFA memang memungkinkan pemain tertentu untuk berganti asosiasi satu kali sepanjang karier internasionalnya, meskipun sebelumnya telah tampil bersama tim nasional senior. Ketentuan tersebut memiliki sejumlah syarat, termasuk terkait usia saat menjalani pertandingan resmi dan status kewarganegaraan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kasus serupa pernah terjadi pada Noha Pohan Simangunson. Mantan pemain Timnas Indonesia U-17 itu resmi berpindah asosiasi dari PSSI ke Federasi Sepak Bola Finlandia pada akhir September 2026.
Karena itu, kabar pendekatan Australia terhadap Baker kembali menyoroti status pemain muda berdarah Indonesia tersebut. Untuk saat ini, informasi mengenai penolakannya masih bersumber dari laporan akun Australia Fut di media sosial.
https://www.viva.co.id/bola/1940756-sudah-debut-di-timnas-indonesia-mathew-baker-kembali-didekati-australia
Comments
0 comment