- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Josep LAGO / AFP
VIVA - Harry Kane sukses mengukir sejarah dengan memenangkan penghargaan Ballon d'Or 2026. Namun, kemenangan striker Bayern Munchen tersebut ternyata tidak diraih dengan mudah setelah ia harus bersaing ketat dengan bintang Real Madrid, Kylian Mbappe.
Penghargaan Ballon d'Or ditentukan melalui pemungutan suara 100 jurnalis internasional. Setiap juri memilih 10 pemain terbaik dengan sistem poin, mulai dari 15 angka untuk pilihan pertama, 12 poin untuk posisi kedua, hingga satu poin untuk pilihan kesepuluh
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perincian hasil pemungutan suara Ballon d'Or 2026 yang dirilis media Prancis, L'Equipe, pada Jumat (30/10/2026), menunjukkan persaingan sengit antara kedua pemain.
Kane mengumpulkan 1.055 poin, hanya unggul 28 angka dari Mbappe yang menempati posisi kedua dengan 1.027 poin.
Menurut laporan L'Equipe, selisih tersebut menjadi yang terkecil keempat sepanjang sejarah penyelenggaraan Ballon d'Or selama 70 tahun. Persaingan ini juga menjadi yang paling ketat sejak Lionel Messi mengalahkan Virgil van Dijk dengan selisih tujuh poin pada 2019.
Dalam pemungutan suara, Kane memperoleh 40 suara peringkat pertama, sedangkan Mbappe mendapatkan 23 suara.
Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Inggris untuk kembali memiliki pemenang Ballon d'Or. Kane menjadi pemain Inggris pertama yang meraih penghargaan tersebut sejak Michael Owen pada 2001.
Bagi Bayern Munchen, kemenangan Kane juga menjadi momen penting. Ia mengembalikan penghargaan individu paling bergengsi tersebut ke klub Bavaria setelah penantian panjang.
Kane tampil impresif sepanjang musim lalu dengan mencetak total 73 gol bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris. Catatan tersebut menjadikannya salah satu pencetak gol paling produktif di Eropa.
Kontribusinya bersama Timnas Inggris juga tidak kalah menonjol. Kane mencetak enam gol di Piala Dunia dan membantu The Three Lions mengakhiri turnamen di posisi ketiga.
Di sisi lain, Mbappe juga memiliki catatan produktivitas yang mengesankan. Penyerang asal Prancis itu membukukan 42 gol bersama Real Madrid sepanjang musim lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mbappe juga mencatatkan pencapaian individu di Piala Dunia dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen tersebut. Ia kini mengoleksi 22 gol bersama Timnas Prancis, termasuk 10 gol pada edisi tahun ini.
Persaingan Kane dan Mbappe cukup jauh meninggalkan penghuni posisi ketiga, Lamine Yamal. Bintang Barcelona tersebut mengumpulkan 881 poin dan mendapatkan 13 suara peringkat pertama.
https://www.viva.co.id/bola/1939986-terungkap-setipis-ini-perbedaan-poin-kylian-mbappe-dan-harry-kane-sang-peraih-ballon-dor-2026
Comments
0 comment