- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- VIVA.co.id/Dede Idrus (Bandung)
VIVA – Manajemen Persib Bandung bereaksi keras terhadap ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada keluarga gelandangnya, Thom Haye, usai laga kontra Persija Jakarta. Insiden tersebut mencoreng euforia kemenangan Persib pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 dan memunculkan kekhawatiran serius di luar lapangan.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1), memang berakhir positif bagi Persib dengan kemenangan 1-0. Namun, ancaman yang muncul setelah laga justru menjadi sorotan utama dan dinilai tidak bisa ditoleransi dalam dunia sepak bola.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa tindakan intimidasi dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan. Ia menilai sepak bola semestinya menjadi ruang sportivitas dan hiburan, bukan arena kekerasan atau teror terhadap pemain dan keluarganya.
Pemain Persib Bandung Thom Haye (kanan) saat melawan Persija Jakarta
Photo :- Instagram @persib
“Ini sepak bola kan olahraga, semua apa pun yang terjadi tidak ada ancaman-ancaman untuk membunuh. Orang yang mengancam lagi dilacak dan pasti akan segera dapat dan kita akan tuntut. Ini tidak boleh dan tidak benar,” ujar Umuh dikutip dari Instagram @bandungfootball.
Umuh memastikan manajemen Persib menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, ancaman yang dikirim melalui pesan pribadi dengan identitas tertentu bukan hal sulit untuk ditelusuri.
“Orang seperti itu gampang dilacak dan gampang dicari. Jangan nangis kalau besok dia ditangkap begitu. Pokoknya akan segera dilacak dan akan segera ditangkap orangnya,” kata Umuh menegaskan.
Selain langkah hukum, manajemen Persib juga menyatakan telah memberikan dukungan penuh kepada Thom Haye dan keluarganya agar tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Umuh menegaskan tidak ada alasan bagi pemain untuk merasa terintimidasi.
“Saya juga pesan ke Thom Haye untuk tenang saja. Tidak ada yang perlu ditakutkan. Orang yang mengancam itu justru yang akan berhadapan dengan hukum,” tambahnya.
Sebelumnya, Thom Haye mengungkapkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah Persib menaklukkan Persija. Ia menyayangkan tindakan tersebut dan menilai ancaman terhadap keluarga sudah melampaui batas sportivitas dalam sepak bola.
https://www.viva.co.id/bola/1873536-thom-haye-diancam-umuh-muchtar-jangan-nangis-kalau-besok-ditangkap
Comments
0 comment