- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- YouTube/Umuh Muchtar
VIVA – Atmosfer panas kembali menyelimuti laga klasik Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Duel yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026, tidak hanya menyisakan tensi tinggi selama 90 menit, tetapi juga menyulut sorotan setelah pertandingan berakhir.
Ketegangan masih terasa bahkan setelah wasit meniup peluit panjang. Sejumlah pemain dari kedua tim tampak terlibat adu argumen sebelum akhirnya situasi dapat diredam oleh ofisial dan perangkat pertandingan.
Di tengah kondisi tersebut, kamera menangkap momen ketika gelandang Persija Jakarta, Van Basty Sousa, terlihat mengacungkan jari tengah ke arah suporter.
Pemain Persija Jakarta, Bruno Tubarao menerima kartu merah
Photo :- ANTARA FOTO/Abdan Syakura/YU
Aksi itu terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun YouTube @pemainke12. Van Basty tampak segera mengacungkan jari tengahnya ke arah Bobotoh saat berjalan menuju ruang ganti.
Rekaman tersebut kemudian kembali disorot akun fanbase @stay_persib pada Senin 12 Januari 2026. Dalam unggahannya, akun tersebut menampilkan foto Van Basty Sousa saat mengacungkan jari tengah, disertai perbandingan dengan kasus serupa yang pernah melibatkan pemain Persib Bandung.
Akun tersebut turut mengunggah kolase foto Ciro Alves dan Putu Gede, dua pemain yang sebelumnya pernah melakukan gestur serupa. Dalam keterangan unggahan, disebutkan Ciro Alves dijatuhi sanksi larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp75 juta. Sementara Putu Gede menerima hukuman larangan bermain empat pertandingan dengan denda Rp75 juta.
Kasus Ciro Alves dan Putu Gede sendiri terjadi setelah laga Persib Bandung kontra Persis Solo yang berakhir dengan kekalahan 1-2 di Stadion Manahan, Surakarta, pada 8 Agustus 2023. Gestur yang dinilai memprovokasi suporter tersebut berujung pada sanksi dari Komite Disiplin.
“Sesama-sama mengacungkan jari tengah dan tentu tindakan tersebut adalah tindakan yang memprovokasi suporter. Kita lihat apakah pemain Persija juga akan terkena sanksi atau lolos dari sanksi?” tulis @stay_persib dalam keterangan unggahannya.
Unggahan itu langsung memicu respons luas dari suporter Persib Bandung di kolom komentar. Sejumlah warganet mendorong agar kasus tersebut terus disorot hingga mendapatkan kejelasan dari otoritas sepak bola.
https://www.viva.co.id/bola/1873614-van-basty-sousa-acungkan-jari-tengah-bobotoh-ngadu-ke-komdis-pssi
Comments
0 comment