- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- REUTERS/Angelika Warmuth
VIVA - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, buka suara setelah timnya membantai Villarreal dengan skor telak 6-0 dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Dia menegaskan kemenangan besar tersebut bukan bentuk penghinaan, melainkan cara PSG menunjukkan rasa hormat kepada lawan.
PSG tampil menggila saat bertandang ke markas Villarreal di Estadio de la Ceramica, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Les Parisiens mendominasi pertandingan dan mencatatkan 23 percobaan tembakan dengan 12 di antaranya mengarah ke gawang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari sisi penguasaan bola, PSG juga unggul jauh dengan catatan 67 persen. Sementara Villarreal hanya mampu membukukan 14 percobaan tembakan dan tiga yang tepat sasaran, dengan penguasaan bola sebesar 33 persen.
Dominasi PSG bahkan sudah terlihat sejak awal pertandingan. Joao Neves membuka keunggulan pada menit kesembilan, sebelum Desire Doue, Senny Mayulu, dan Fabian Ruiz menambah tiga gol hanya dalam rentang delapan menit.
PSG menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0. Ruiz kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-50, sedangkan David Boly memastikan kemenangan telak 6-0 lewat gol pada menit ke-78.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan PSG mencatatkan rekor di Liga Champions. Wakil Prancis itu menjadi tim tercepat yang mampu mencetak empat gol dalam pertandingan kompetisi tersebut, yakni hanya dalam waktu 16 menit dua detik.
Luis Enrique mengungkapkan PSG memang tidak berniat mengendurkan tekanan meski sudah unggul jauh. Menurutnya, mempertahankan intensitas permainan merupakan bentuk penghormatan kepada Villarreal.
"Setelah tertinggal 0-3, hanya sedikit tim yang dapat mengatasinya. Kami mencoba untuk menghormati lawan kami dengan bermain dengan cara yang sama sepanjang pertandingan," kata Enrique, dikutip dari L'Equipe.
Pelatih asal Spanyol itu kemudian mengingatkan kembali kemenangan PSG atas Inter Milan di final Liga Champions. Dalam pertandingan tersebut, Les Parisiens menang telak 5-0 dan tetap menjaga intensitas permainan hingga akhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami dapat mengingat final Liga Champions pertama melawan Inter (5-0). Kami tidak pernah berpikir untuk mempertahankan keunggulan," ujarnya.
"Kami selalu ingin bermain dengan intensitas yang sama dan dalam keadaan yang sama. Meski begitu, saya tidak senang melihat lawan saya kesulitan seperti ini," kata Enrique.
https://www.viva.co.id/bola/1940908-villarreal-dihajar-6-gol-luis-enrique-justru-sebut-itu-bentuk-penghormatan
Comments
0 comment