- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- X/MafiaWasit
Jakarta, VIVA – Seorang pemain berlabel Timnas Indonesia yang masih aktif membela klub Liga 1 diduga melakukan kekerasan terhadap kekasihnya.
Dugaan tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun Threads @myamoureeeee dan dibagikan ulang akun X @MafiaWasit pada Rabu 11 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam unggahan yang beredar, pemilik akun @myamoureeeee mengaku sebagai korban penganiayaan yang dilakukan sang pemain. Ia juga menampilkan foto bersama seorang pria berjaket Timnas Indonesia di dalam lift, dengan wajah pria tersebut disamarkan.
Korban mengaku menjalin hubungan selama lima bulan dengan terduga pelaku. Ia menyebut konflik bermula dari persoalan hubungan pribadi, termasuk dugaan perselingkuhan yang memicu pertengkaran di antara keduanya.
“Aku kemarin pacaran 5 bulan sama dia. Dia bisa dibilang terkenal, pemain timnas juga pemain Liga 1 Indonesia. Awalnya aku cuma pengen hubungan normal, tenang, tanpa drama. Tapi ternyata nggak semudah itu,” tulis pemilik akun.
“Kita sempat berantem karena mau putus. Sebenernya penyebabnya hal yang buat aku sakit banget dia selingkuh sama mantannya lagi. Wajar dong kalau setelah itu aku jadi posesif? Aku cuma takut disakitin lagi,” sambungnya.
Ilustrasi kekerasan.
Photo :- Pixabay
Menurut pengakuannya, insiden kekerasan terjadi pada 6 Februari 2026 saat sang pemain hendak menjalani laga tandang ke Yogyakarta. Korban mengaku ikut ke kota tersebut karena tidak memiliki tempat tinggal sementara selain bersama terduga pelaku.
Korban menyebut pertengkaran verbal berubah menjadi tindakan fisik. Ia mengaku dibanting dan mengalami cekikan beberapa kali hingga kesulitan bergerak. Dalam keterangannya di media sosial, korban menyebut sempat muntah setelah cekikan pertama dan kembali mengalami tindakan serupa setelahnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Sampai akhirnya kita adu mulut. Awalnya cuma debat biasa, tapi tiba-tiba dia emosi. Dia banting aku. Aku kaget, takut, dan jujur nggak nyangka itu bisa terjadi sama aku,” tambahnya.
“Setelah itu dia cekik aku dua atau tiga kali. Aku nggak bisa gerak, badannya nahan aku. Waktu cekikan pertama aku sampai muntah. Dia sempat kasih air putih, tapi habis itu kejadian lagi. Yang kedua aku cuma bisa bilang sakit, karena makin aku gerak makin ditekan,” tambahnya.
https://www.viva.co.id/bola/1879663-viral-perempuan-ngaku-dianiaya-oknum-pemain-timnas-indonesia-korban-dia-banting-dan-cekik-aku
Comments
0 comment